Oleh: manto | 30 Oktober 2009

Mengapa Malas Melakukan Backup data ?

Seberapa pentingkah perlunya backup data ? Untuk pengguna computer yang sudah memahami bahwa backup data itu amatlah penting, tetapi masih banyak para pemula yang kurang memahami hal tersebut menganggap bahwa backup data tidaklah terlalu penting. Mereka merasa aman menyimpan data tersebut di computer/harddisk. Padahal kehilangan data bisa terjadi kapan saja dan oleh sebab apa saja misalnya aliran llistrik yang tidak stabil, kerusakan system operasi, virus atau hal-hal lain di luar dugaan kita. Kalau perangkat kerasnya yang rusak dengan mudah kita bisa membeli kembali yang baru tetapi bagaimana apabila datanya yang rusak/hilang dan tidak dapat diperbaiki, sementara file/data tersebut amat sangat kita perlukan dan kita tidak mempunyai backup nya. Apa yang terjadi ? yang ada panik, bingung dan menyesal kenapa tidak membuat backup-nya.

Menyesal kemudian tidak ada artinya…..

Jadi bagi para pengguna computer baik pemula ataupun yang sudah senior bahwa backup data itu wajib hukumnya. Backup artinya adalah membuat salinan.

Beberapa alasan kenapa malas melakukan backup data :

1. Masih banyak yang kurang memahami/mengerti pentingnya backup data.

2. Masih banyak yang kurang mengerti perbedaan perintah save (menyimpan) dengan Backup (membuat salinan)

3. Media penyimpanan harganya masih relative mahal

4. Masih banyaknya yang mengerti backup data tetapi menyimpannya masih di lokasi yang sama, ini berakibat kalau perangkat kita rusak maka data tersebut juga akan rusak pula artinya sama juga bohong karena akan sama-sama hilang.

5. Masih ada cerita “bukankah kehilangan data hal yang biasa”

Faktor-faktor yang harus dimiliki dalam proses backup data adalah sebagai berikut :

1. Pengaturannya mudah untuk dilakukan dan berjalan otomatis tanpa perlu campur tangan pengguna. Pengguna hanya perlu menentukan lokasi kemana data tersebut akan di backup dan seberapa sering frekuensinya, lalu secara otomatis akan menyimpan.

2. Harganya semurah mungkin tanpa mengorbankan kualitas

3. Lokasi backup harus dilokasi yang berbeda

4. data hasil backup mudah dikembalikan (restore) sehingga semua usaha backup yang dilakukan tidak sia-sia.

Beberapa media penyi mpanan yang bisa dipergunakan untuk backup data, antara lain ; Harddisk External, CD-R. CD-R/W, DVD-R, DVR RW, MMC, Minidisk, Smart Media dan QBack-25 produk dariQNAP System, Inc (yang merupakan perangkat USB pertama didunia yang sudah didukungoleh Windows vista dengan kapasitas 160 GB)

Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: